Pagi ini, kutemukan tulisan mendiang ayahku.
"SAUDARA YANG TERHORMAT,
INI ADALAH CONTEST BESAR
SIAPAKAH PUTRA DESA ELLAK DAYA
YANG SIAP KALAH ATAU SIAP MENANG!!!
KENYATAAN YANG BISA MENJAWABNYA
DAN
SATU TANYA YANG ADA SIAPAKAH YANG MEMBUAT
JIWA DAN RAGA KAMI TERANCAM!!!!"
Ingatanku kembali terbawa kepada pelaksanaan Pesta Demokrasi desa tercinta sekitar 17 tahun yang lalu.
Seoarang anak dipaksakan melihat ayahnya dalam posisi bahaya, dampak dari keganasan ambisi dan keegoisan misi. Seorang anak harus menangis dan memohon kepada Tuhannya "Ya Allah, Selamatkanlah nyawa ayahku". kejadian yang lainpun terulang, dari kejadian yang secara fisik dan bathinpun terus berlanjut.
Tahun ini Pesta Demokrasi akan kembali dilaksanakan, berbagai cara mulai digunakan dari yang kata lawan dianggap haram sampai yang bersangkutanpun merasa Halal. apapun caranya, cara Rival selalu haram bagi dirinya.
Tahun ini yang mencalonkan diri merupakan Tokoh Pemuda yang barang tentu secara pemikiran dan style politik lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dari pada kelompok bahkan pendukungnya. semoga yang terpilih nanti, menjadi pemimpin yang amanah. Aaaamiiieeen.


No comments:
Post a Comment